BAKAT
1. Apakah
Bakat itu ?
Apa yang diartikan dengan istilah
“bakat” (aptitude) ? Apa perbedaan dengan “kemampuan” (ability) dan dengan
“kapasitas” (capacity) ? Apa pula perbedaannya dengan “prestasi” (achievement)
?
Didalam
buku yang di tuliskan oleh Semiawan et.al., 1984: 1; Munandar, 1987: 17 pada Buku “PSIKOLOGI UMUM" pada halaman 159 “Bakat (aptitude) umumnya diartikan sebagai kemampuan bawaan
yang merupakan potensi (potential ability) yang masih perlu dikembangkan atau
dilatih agar dapat terwujud.
Pada
buku “PSIKOLOGI UMUM" karangan Drs.Alex
Subur,M.Si adalah Kemampuan (ability) adalah daya untuk
melakukan suatu tindakan sebagai hasil dari pembawaan dan latihan. Kemampuan
menunjukkan bahwa suatu tindakan dapat dilaksanakan sekarang, sedangkan “bakat”
memerlukan latihan dan pendidikan agar suatu tindakan dapat dilakukan pada masa
yang akan datang.
Kapasitas
(capacity) kadang-kadang digunakan sebagai sinonim untuk “kemampuan”, dan
diartikan sebagai kemampuan yang dapat dikembangkan sepenuhnya pada masa
mendatang apabila kondisi latihan dikemukakan secara optimal. Dalam praktik,
kapasitas seseorang jarang tercapai.
Didalam
Buku “PSIKOLOGI UMUM" pada halaman 160 bahwa Keumuman
definisi U.S. Office of Education tersebut adalah :
a.
Menekankan
pada multidimensionalitas dari konsep anak berbakat;
b.
Menekankan
bahwa bakat-bakat kemampuan pada anak dapat secara potensial dimiliki atau
dapat menjadi nyata
Menurut
Gunarsa dan Gunarsa, 1991 didalam Buku “PSIKOLOGI UMUM" pada halaman 160 bahwa Dalam upaya mengidentifikasi keberbakatan
seseorang, Renzulli menyarankan bebrapa cara berikut Pendekatan Psikometri
a.
Hal-hal
yang Terlihat dalam Perkembangan
b.
Penampilan
yang Meliputi Prestasi dan Perilaku
c.
Pendekatan
Sosiometri
Menurut
R.A. Martison didalam Buku “PSIKOLOGI UMUM" pada halaman 163 dalam bukunya The Identification of the Gifted and Talended
(1974), memerinci ciri-ciri anak berbakat sebagai berikut :
·
Membaca
pada usia yang relatif lebih muda
·
Membaca
lebih cepat dan lebih banyak
·
Memiliki
perbendaharaan kata yang luas
·
Mempunyai
rasa ingin tahu yang kuat
·
Mempunyai
minat yang luas, juga pada persoalan “dewasa”
Ciri-ciri tersebut meliputi sebagai
berikut:
a.
Dimensi
Ciri-ciri Intelektual
·
Mudah
menangkap pelajaran
·
Ingatan
baik
·
Perbendaharaan
kata luas
b.
Dimensi
Ciri-ciri Kreativitas
·
Dorongan
ingin tahu besar
·
Bebas
dalam menyatakan pendapat
·
Mempunyai
rasa keindahan
c.
Dimensi
Ciri-ciri Motivasi
·
Ulet
menghadapi kesulitan (tidak lekas putus asa)
·
Tidak
memerlukan dorongan dari luar untuk berprestasi
·
Ingin
mendalami bahan/bidang pengetahuan yang diberikan
Jenis-jenis
Bakat
a.
Bakat
yang Lebih Berdasarkan Psikofisik
b.
Bakat
Kejiwaan yang Bersifat Umum
c.
Bakat-bakat
Kejiwaan yang Khas dan Mejemuk
d.
Bakat
yang Lebih Berdasarkan pada Alam Perasaan dan Kemauan
Kerugian
yang dapat dialami seorang anak, menyangkut (Munandar, 1985) hal berikut.
a.
Faktor
lingkungan, misalnya:
·
Sering
pindah sekolah
·
Kelas
yang terlalu penuh, dan sebagainya
b.
Faktor
bahasa, misalnya:
·
Kurang
kesempatan untuk mempelajari bahasa dengan baik
·
Kurang
perangsangan intelektual verbal, dan sebagainya.
c.
Faktor
kebudayaan, seperti:
·
Kurang
kesempatan mendapat pengalaman kebudayaan yang merangsang perkemabangan
intelektual
·
Ketidakjelasan
mengenai nilai-nilai kebudayaan sehingga tidak mempunyai pegangan
d.
Keadaan
ekonomi, antara lain:
·
Penghasilan
keluarga yang rendah
·
Keluarga
yang terlalu besar
Sumber :
*Buku
Psikologi Umum (Drs.Alex Subur M,Si.) Penerbit: PUSTAKA SETIA Bandung
Komentar
Posting Komentar